Guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan transparansi tata kelola sekolah, SMAN 1 Minggir sukses menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) mengenai Standar Pelayanan pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan stakeholder kunci di wilayah Kapanewon Minggir. Forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara pihak sekolah dengan masyarakat serta instansi terkait.
Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Sleman Bapak Pariyana, S.Pd., M.T. hadir memberikan pengarahan langsung mengenai pentingnya standarisasi layanan di satuan pendidikan. Selain itu, jajaran Forkopimkap Minggir tampak hadir lengkap, meliputi: Penewu Minggir, Polsek Minggir, Koramil Minggir, KUA Minggir, Puskesmas Minggir, Lurah Sendangmulyo. Tidak hanya instansi pemerintah, FKP ini juga melibatkan elemen masyarakat sipil dan sektor swasta. Turut hadir dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) JKM (Jalin Komunikasi Mandiri). Dari sisi internal sekolah, Ketua Komite dan Perwakilan Orang Tua Wali Murid aktif berdiskusi mengenai draf standar pelayanan yang disusun. Sisi kemitraan ekonomi juga terwakili dengan hadirnya pimpinan Toko Mulia Godean sebagai perwakilan dunia usaha.
Kehadiran stakeholder di wilayah ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung lingkungan pendidikan yang kondusif dan akuntabel di wilayah Minggir. Kepala SMAN 1 Minggir menyatakan bahwa FKP ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah nyata untuk menyerap aspirasi publik.
“Kami percaya bahwa pelayanan yang semakin baik akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan. Harapan besarnya, transformasi layanan ini mampu mendongkrak kualitas lulusan kami, sehingga semakin banyak siswa-siswi SMAN 1 Minggir yang berhasil menembus berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit,” ujar beliau optimis.


